Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisic ing elit, sed do eiusm
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisic ing elit, sed do eiusm
Tampilkan postingan dengan label pendidikan. Tampilkan semua postingan

UN Berbasisi komputer (Online) akan ditambah lagi

 pernah mendengar UN berbasis komputer/online?
jelas pernah kan,,,
untuk kemajuan sistem pendidikan di Indonesia juga bahwasannya UN berbasis komputer akan ditambah lagi dan masuk ke beberapa daerah.
oke segera baca artikel ini
semooga bermanfaat dan berkah. amien.

Bukan sekedar kabar burung belaka ya,,, tahun ini sudah dimulai UN berbasis komputer ataupun online. Itu sudah dirasakan dan dialami oleh beberapa sekolah di Indonesia. Apalagi sekarang Indonesia sedang gencar-gencarnya untuk menambah UN berbasis komputer ini ke beberapa sekolahan lagi dan agar siswa terbiasa dengan dunia komputer serta variasi soal cukup beragam.
Dari bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Anies Baswedan mengatakan bahwasannya akan menambah sekolah dengan ujian berbasis komputer yang akan mendatang. Sekitar 700 sekolah dengan jumlah siswa lebih 170 ribu siwa suadah melakukan ujian berbasis komputer (online).
Menurut bapak menteri, ujian yang berbasis komputer akan lebih baik untuk kedepannya. Dengan adanya ujian berbasis online ini akan membiasakan anak dengan dunia internet dan komputer serta dari penyajian soal lebih variatif.
Apalagi sekarang ujian berbasis komputer tidak lagi penentu utama kelulusan peserta didik, akan tetapi diserahkan lagi ke pihak sekolah dan dari pihak guru juga. Dalam ujian berbasis komputer ini dilengkapi dengan indeks integritas dari tingkat kejujuran sekolah dan daerah masing-masing.
“Jadi kalau sekarang ada yang bilang ada contek-mencontek. Tidak usah khawatir. Negara pun mengukur contek-mencontek. Dengan begitu, kita ingin mengirimkan pesan, bukan saja aspek intelektual yang penting, tapi juga aspek karakter dan integritas tidak kalah penting,” kata Anies
Oh jadi begitu,, kalau adanya ujian berbasis komputer ini memudahkan dari pihak sekolah dan pemerintah dalam meminimalisir kecurangan-kecurangan yang tidak diinginkan dan menjadikan  sistem pendidikan semakin berkembang. Walaupun masih ada kekurangan-kekurangan yang ada, yang perlu adanya perbaikan-perbaikan kedepan agar menjadi lebih baik lagi.


Sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2015/10/19/14044731/Sekolah.dengan.UN.Berbasis.Komputer.Akan.Bertambah



Read more

mahasiswa bergelar ilmu

Siapakah mahasiswa?setelah lulus mendapat apa?
mau ttau lebih lengkap,,,bisa simak disini http://www.lamperan.net/2015/10/mahasiswa-bergelar-ilmu.htmlhttp://www.lamperan.net/2015/10/mahasiswa-bergelar-ilmu.html
atau baca artikel ini !!






Mahasiswa yang mengaku dia kuliah bukan untuk mencari gelar itu bohong karena sejatinya mahasiswa itu sudah menjadi gelarnya. Mahasiswa yang mengakui bahwa dia kuliah bukan untuk kerja itu munafik sebab dia membutuhkan pekerjaan. Mahasiswa yang memasuki gerbang kampus sambil mendongakkan kepala seolah bangga dengan semua pemikirannya dan skeptis dengan keilmuan yang lain itu sangat naif sekali.
Lalu apa sebenarnya itu mahasiswa? Dan apa yang menjadi perannya?

Seorang yang bergelar mahasiswa adalah kelompok yang memiliki peran yang penting dalam roda perkembangan bangsa ini yaitu sebagai kaum intelektual. Sebagai kaum intelektual mahasiswa memiliki andil dalam mengembangkan semua potensi diri dan lingkungannya. Posisi mahasiswa di sini seperti kutipan dari Ki Hajar Dewantara, Ing Ngarso sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa dan Tut Wuri Handayani. Yaitu menjadi terdepan sebagai teladan, mampu menjadi inovator di tengah masyarakat dan dengan kesemuannya itu dia bisa memberi dorongan terhadap lingkungannya lebih berkembang. Untuk menjadi sumber daya manusia yang unggul seperti kutipan di atas perlu diperhatikan hal-hal dasar di bawah ini.
Pertama pondasi dasar pemikiran seorang mahasiswa seharusnya dibangun di atas keyakinan yang kuat. Keyakinan yang kuat untuk berhasil menjadi dasar dari kunci keberhasilan seseorang untuk sukses. Tanpa memiliki keyakinan yang kuat untuk sukses langkah seorang mahasiswa untuk maju kedepan akan terhambat oleh kebimbangan-kebimbangan dan dia tak akan pernah maju.


Read more

revolusi pendidikan: menuju perubahan untuk masa depan yang cemerlang

menuju perubahan untuk masa yang akan datang cemerlang
bisa simak dari http://www.lamperan.net/2015/10/revolusi-pendidikan-menuju-perubahan.htmlhttp://www.lamperan.net/2015/10/revolusi-pendidikan-menuju-perubahan-untuk-masa-depan-cemerlang.html




Topik pembicaraan yang tidak pernah ada habisnya atau bisa dikatakan selalu menjadi inovasi dalam kehidupan adalah teknologi. Kehidupan ini mengalami tahap revolusi dan kemjuan karena berkembang pesatnya teknologi.

Saat ini siapa yang tidak kenal dengan dunia teknologi, apalagi tentang gadget. Ironisnya bangsa kita mayoritas hanya sebagai konsumen, berlomba-lomba untuk mendapatkan gadget terbaik dan terupdate. Berbeda dengan bangsa lain yang berlomba-lomba untuk memproduksi gadget terbaik, sehingga kualitas manusianya semakin meningkat. Di samping kekurangan bangsa kita yang terkesan hanya sebagai penikmat saja, Indonesia dalam banyak hal juga tidak kalah dalam mengikuti arus perkembangan teknologi. 

Dapat kita lihat di Indonesia pada “revolusi hijau”, yaitu perubahan cara bercocok tanam dari tradisional ke cara modern. Seperti cara bertanam padi yang dulu masih manual menggunakan tangan kosong sekarang sudah menggunakan teknologi. Revolusi hijau terjadi karena semakin berkurangnya ketergantungan para petani pada cuaca dan alam, kemudian bergeser pada penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam meningkatkan produksi pangan. Dulu jika musim kemarau sulit untuk bercocok tanam, tapi sekarang tidak harus menunggu musim penghujan, dapat mengalirkan air dengan menggunakan alat penyedot, dsb. 

Pertumbuhan dan perkembangan manusia dibandingkan dengan lahan tempat tinggal dan pangan sangat tidak seimbang, sehingga dilakukannya upaya peningkatan hasil pangan dengan penggunaan teknologi merupakan solusi terbaik. Dapat menghasilkan produksi pangan dengan cepat dan lebih optimal. Dalam hal ini, bukan berarti tenaga manusia tidak lagi dibutuhkan tetapi justru mendorong akal manusia untuk berinovasi demi kehidupan di masa mendatang. 

Dibanding dengan revolusi hijau di atas, teknologi dalam dunia pendidikan lebih banyak kontribusinya, di dalamnya terdapat konsep perkembangan teknologi. Menurut sejarah, dunia pendidikan telah mengalami 4 tahap revolusi. Revolusi pertama “pendidikan rumah” ke arah “pendidikan formal di sekolah”. Revolusi kedua terjadi perkembangan dari “bahasa lisan” ke arah “bahasa tulisan” dalam penyajian materi peserta didik di sekolah. Kemudian revolusi yang ketiga ditemukannya “media cetak” sehingga adanya buku yang sangat membantu peserta didik dalam belajar. Dan revolusi yang terakhir munculnya “teknologi canggih” sehingga mampu menghasilkan alat-alat mekanis, optis, dsb. 

Sehingga teknologi dalam dunia pendidikan dikembangkan untuk memcahkan persoalan belajar atau mengupayakan agar peserta didik dapat belajar dengan mudah dan mencapai hasil secara optimal. 
 Banyak hal yang perlu dicermati agar sebagai bangsa kita tidak tertinggal oleh hal-hal baru yang terjadi secara global sehingga kita bisa beradaptasi dengan negara-negara di dunia. Di sisi lain, kita juga harus punya filter yang kuat agar pengaruh globalisasi yang negatif tidak mengganggu kehidupan bangsa kita yang menjunjung tinggi budi pekerti dan memiliki budaya yang luhur. Hal ini penting agar kita bisa menjadi bangsa yang bermartabat tanpa harus ketinggalan dengan negara-negara lain.


Read more
mau tau cara meningkatkan konsentrasi anak?ini caranya,,,
bisa juga baca di http://www.lamperan.net/2015/10/meningkatkan-daya-konsentrasi-belajar.html



Belajar bukan hal yang sulit tapi juga bukan hal yang mudah, belajar merupakan salah satu aktivitas yang harus dilakukan oleh seorang siswa agar dirinya mendapatkan nilai yang bagus dan memiliki prestasi. Namun terkadang belajar dalam nyatanya sangat sulit dilakukan oleh siswa dengan banyak sekali problem yang mereka hadapi. Salah satu problem itu adalah konsentrasi.
Konsentrasi belajar sangat diperlukan agar siswa dapat menangkap materi yang telah dsampaikan oleh guru dengan baik dan seksama, namun terkadang konsentrasi belajar sedikit terganggu oleh banyak faktor baik internal maupun eksternal.
Nah yang saya tanyakan sekarang, apakah anak anda sudah mampu mengkonsentrasikan dalam belajarnya???
Yuukk simak artikel singkat ini tentang tips untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak anda
  1. Hilangkan Beban dan Tugas-Tugas. Jika ada PR (pekerjaan rumah) sebaiknya diselesaikan dulu agar tidak kepikiran terus-menerus pd saat kegiatan belajar berlangsung. Lakukan identifikasi hal-hal yg hrs dilakukan / melaksanakannya agar tidak ada bebas
  2. Pikirkan Manfaat Belajar di Masa Depan. Untuk menyemangati kegiatan belajar kita harus sedikit berandai-andai, yakni kalau kita sudah besar nanti akan sukses jadi org pandai, penghasilan besar, punya pacar cakep, dll. Dengan demikian maka kita akan menjadi lebih terpacu untuk meraih masa depan yang kita cita-citakan 
  3. Jangan Terlalu Capek. Usahakan tidak membuat jadwal belajar dgn aktivitas fisik berlebih seperti olahraga, main seharian, jalan-jalan ke mall, dan lainnya. Kalau sudah terlanjur capek maka bljr sebentarpun sudah bisa membuat ngantuk. Bila pulang sekolah sebaiknya langsung tidur siang atau sore lalu stlh bangun tidur langsung belajar yg serius. 
  4. Posisi Belajar Yang Pas. Belajar jangan dengan posisi tubuh yang salah seperti sambil tiduran, sambil jalan-jalan, sambil nonton tv, sambil ngobrol, sambil jongkok, dan lain sebagainya. Belajarlah dengan posisi duduk di meja belajar jika ada atau di meja dan kursi yang membuat kita senyaman di meja kursi sekolah atau kampus


Read more

mau tau sejarah pendidikan islam pertama di Indonesia?disini tempatnyakeren guysbanyak wawasan guys,,,bisa simak dari http://www.blog-guru.web.id/2012/09/pendidikan-islam-di-indonesia-sejarah.html









Pendidikan zaman kerajaan-kerajaan
1. Zaman Kerajaan Samudra Pasai
Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah kerajaan Samudra Pasai, yang didirikan pada abad ke-10 M dengan raja pertamanya Malik Ibrahim bin Mahdum. Yang kedua bernama Al-Malik Al-Shaleh dan yang terakhir bernama Al-Malik Sabar Syah (tahun 1444 M/ abad ke-15 H).[15] Pada tahun 1345, Ibnu Batutah dari Maroko sempat singgah di Kerajaan Pasai pada zaman pemerintahan Malik Az-Zahir, raja yang terkenal alim dalam ilmu agama dan bermazhab Syafi’i, mengadakan pengajian sampai waktu sholat Ashar dan fasih berbahasa Arab serta mempraktekkan pola hidup yang sederhana.
Keterangan Ibnu Batutah tersebut dapat ditarik kesimpulan pendidikan yang berlaku di zaman kerajaan Pasai sebagai berikut:
1.       Materi pendidikan dan pengajaran agama bidang syari’at adalah Fiqh mazhab Syafi’i.
2.      Sistem pendidikannya secara informal berupa majlis ta’lim dan halaqoh.
3.      Tokoh pemerintahan merangkap tokoh agama.
4.      Biaya pendidikan bersumber dari negara.
Pada zaman kerajaan Samudra Pasai mencapai kejayaannya pada abad ke-14 M, maka pendidikan juga tentu mendapat tempat tersendiri. Mengutip keterangan Tome Pires, yang menyatakan bahwa “di Samudra Pasai banyak terdapat kota, dimana antar warga kota tersebut terdapat orang-orang berpendidikan”.
Menurut Ibnu Batutah juga, Pasai pada abad ke-14 M, sudah merupakan pusat studi Islam di Asia Tenggara, dan banyak berkumpul ulama-ulama dari negara-negara Islam. Ibnu Batutah menyatakan bahwa Sultan Malikul Zahir adalah orang yang cinta kepada para ulama dan ilmu pengetahuan. Bila hari jum’at tiba, Sultan sembahyang di Masjid menggunakan pakaian ulama, setelah sembahyang mengadakan diskusi dengan para alim pengetahuan agama, antara lain: Amir Abdullah dari Delhi, dan Tajudin dari Ispahan. Bentuk pendidikan dengan cara diskusi disebut Majlis Ta’lim atau halaqoh. Sistem halaqoh yaitu para murid mengambil posisi melingkari guru. Guru duduk di tengah-tengah lingkaran murid dengan posisi seluruh wajah murid menghadap guru.



Read more